Job Design

Job Design adalah : sesuatu pendekatan di dalam ,pekerjaan yang dilakukan sedemikin rupa untuk memetik pekerjaan dengan mengadakan Job Enlagment dan Job Enrichment.

Job Design  berisi beberapa kumpulan tugas yang digolongkan :

* Tugas apa yang dkerjakan

*Bagaimana tugas t5ersebut dikerjakan

* Berapa banyak tugas yang dikerjakan

Semua pekerjaan yang berpengaruh pada pekerjaan Job Design & tugas yang kecil badi karyawan.administrasi job design meliputi :

. Job rotation

. Job enlargement

. task/machine pacing

. work breaks

. working hours

Job Deisgn ini yang akan menghasilkan SDM yang Good Posisition

Prinsip Job Design mengelompokkan masalah dengan :

* pekerjaan melebihi batas

* pekerjaan yang tidak memenuhi batas

* pengulangan

* keterbatsan kerja

* keterbatasan dari pengertian proses kerja

Job Deisgn yang terbaik mengakomodasikan karakteristik mental dan fisik SDM dengan menunjukan :

1. muscular energy contoh : mengantry jadwal kerja dan istirahat

2. mental energi contoh : bosan dengn tugas yang sulit.

Good Job Design :

. menghasilkan input yang baik bagi pekerja

. membentuk pemikiran bagi pekerja

. tersedianya jadwal kerja dan istirahat

. menyediakan feedback bagi pekerja

. keseimbanagan kerja

Tujuan dari keseliruhan Job Design :

1. Ragam Tugas yaitu dua metode yang dgunakan seorang pekerja bekerja diperusahaan assembly,maka pekerjaan mencakup perencanangan,pengawasan dan perbaikan.contohnya : didalam pekerjaan laundy terdapat perputaran misalnya : pemilihan,pencucian,penyikatanmpenyetrikaan,pengeringan dll.

2. Work Breaks yaitu waktu istirshat merupakan waktu yang memberikan sedikit penyelesaian dalam pekerjaan,akan tetapi waktu istirahat yang sedikit dinilai ;ebih banyak disukai paripada istirahat yang panjang.dengan adanya waktu istirahat /cuti mendapat kesegaran bagi pekerja.

3. Pengadaan Training yaitu sangat diperlukan dalam pekerjaan. tarining menberikan definisi untuk bekerja sehingga para pekerja menjadi lebih terampil.

4. Vary Mental Activities yaitu tugas haurs dikoordinasikan sehingga para pekerja menjadi seimbang.dengan adanya berbagai pilihan membuat para pekerja mampu mengerjakan tugas merka menjadi lebih baik.

Langkah – Langkah yang harus diambil ketika membuat JobDesign :

– kerjakan tugas yang biasa

– kerjakan tugas analisa

– golongkan tugas tugas

– identifikasi masalh masalah yang ada

– implementasi job design

– evaluasi kembali job design.

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s