penalaran,industri dan deduksi

        Penalaran

 

  1. Penalaran adalah Suatu tahap pemikiran dan pembelajaran manusia untuk menghubungkan antara data dengan fakta yang ada sehingga pada akhirnya terdapat kesimpulan yg dapat diambiil

2. Ada 2 macam penalaran

  • Menarik simpulan secara Langsung
  • Menarik simpulan secara Tidak Langsung

menarik Simpulan secara langsung ditarik dari satu premis. sedangkan menarik secara tidak langsung merupakan kebalikan dari secara langsung dimana pada secara tidak langsung membutuhkan 2 buah premis sebagai datanya.

Penalaran secara tak langsung terbagai atas ;

1. Silogisme Kategorial

yakni silogisme yg terjadi dari 3 proposis yg mana dua proposisi awal sebagai premis dan satu sisanya sebagai simpulan.

2. silogisme Hipotesis

silogisme yg terdiri atas premis major yg berproposisi kondisional hipotesis. kalau premis minornya membenarkan anteseden, simpulan membenarkan konsekuen begitu pula sebaliknya.

3. Silogisme Alternatif

silogisme yg terdiri atas premis mayor yg berupa proposisi alternatif. kalo premis minornya membenarkan salah satu.

3. Contoh Pengaplikasian Secara Langsung

~ Semua Ikan Berdarah Dingin. (premis)

~ Sebagian yg berdarah dingin adalah ikan. (simpulan)

contoh Pengaplikasian Secara tidak langsung

~ Semua mahasiswa adalah lulusan SLTA. (premis 1)

           Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

 

Industri

 

Industri adalah  merupakan kegiatan mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi.

jenis industri :
1. industri berdasarkan departemen perindustrian
– industri kimia
(industri agrokima, pupuk, ban dan kertas)

– industri kecil
(industri yang tenaga kerja dan modalnya sedikit)

– industri mesin dan logam dasar
(industri perkapalan, perakitan kendaraan bermotor, mesin industri dll)

– aneka industri
(industri pasta gigi, sabun, biskuit, dll)

-industri fasilitatif
(industri yang bergerak didalam jasa)

2. industri berdasarkan bahan baku
– industri ekstraktif
(industri yang bahan bakunya berasal dari alam)

-industri non ekstraktif
(industri yang bahan bakunyaustri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan.

Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil industri tidak hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa.

Industri di Indonesia digolongkan berdasarkan tempat bahan baku, besar kecilnya modal, klasifikasi, jumlah tenaga kerja, pemilihan lokasi dan produktifitas perorangan.

 

Contoh industri :

  1. Industri ekstraktif: industri yang bahan baku diambil langsung dari alam sekitar. Contoh : pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan, pertambangan, dan lain lain.
  2. Industri nonekstaktif: industri yang bahan baku didapat dari tempat lain selain alam sekitar.
  3. Industri fasilitatif:  industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang dijual kepada para konsumennya. Contoh : asuransi, perbankan, transportasi, ekspedisi, dan lain sebagainya.

Referensi: http://organisasi.org & http://portalukm.com

 

 

 

Deduksi

Deduksi adalah suatu metode yang menyimpulkan bahwa data-data empiric diolah lebih lanjut dalam suatu system pernyataan yang runtut.

 

metode deduktif adalah adanya perbandingan logis antara kesimpulan-kesimpulan itu sendiri.

Ada penyelidikan bentuk logis teori itu dengan tujuan apakah teori tersebut mempunyai sifat empiris atau ilmiah, ada perbandingan dengan teori-teori lain dan ada pengujian teori dengan jalan menerapkan secara empiris kesimpulan-kesimpulan yang bias ditarik dari teori tersebut.
Popper tidak pernah menganggap bahwa kita dapat membuktikan kebenaran-kebenaran teori dari kebenaran pernyataan-pernyataan yang bersifat tunggal. Tidak pernah ia menganggap bahwa berkat kesimpulan-kesimpulan yang telah diverifikasikan, teori-teori dapat dikukuhkan sebagai benar atau bahkan hanya mungkin benar,

 

 

 

contoh :

  1.  jika penawaan besar,
  2. Harga akan turun
  3. Penawaran besar besaran

 
Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/philosophy/2116441-pengertian-deduksi/#ixzz1oIxoJ1Ev

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s